Dokter dalam kedokteran/pengobatan timur sering disebut sebagai tabib atau dukun. Terminologi tersebut berbau mistis atau klenik bagi masyarakat awam. Klenik atau mistis adalah istilah sifat yang diberikan pada suatu fenomena atau orang ketika kita tidak memahami alur logika atau penjelasan ilmiahnya.

Menerawang

“Seorang dukun atau tabib yang saya temui dapat dengat tepat menebak penyakit saya, termasuk kebiasaan-kebiasaan saya dan kegiatan yang saya lakukan. Padahal saya belum pernah bertemu sebelumnya, dan tidak ada yang memberitahunya.”

Fenomena tersebut biasanya disebut sebagai terawang. Hal tersebut sangat klenik dan mistis. Namun ternyata, dukun atau tabib menggunakan metode ilmiah dalam mendiagnosis pasien. Metode ilmiah tersebut banyak melibatkan ilmu fisika. Dengan kata lain, metode yang digunakan dukun valid secara ilmiah.

Fisika Dukun

All is about energy

Semua adalah tentang energi. Energi kekal. Tidak dapat dimusnahkan dan tidak dapat diciptakan. Energi dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk lain sesuai keperluan. Energi dapat ditransfer. Energi dapat berpindah. Salah satu fenomenanya adalah gelombang. Gelombang adalah perambatan materi dan energi.

Ketika kita mendengarkan radio atau menonton televisi, antenna berfungsi sebagai penerima energi, dalam bentuk gelombang. Sementara antena yang dimiliki stasiun televisi dan radio adalah pemancar energi gelombang. TV dan radio berbeda frekuensi gelombangnya. Berbeda frekuensi gelombang artinya berbeda nilai energinya.

Salah satu bidang fisika yang digunakan oleh dukun atau tabib adalah elektrodinamika, sebagaimana konsep radio dan TV. Contoh sederhananya adalah ketika melakukan diagnosis pasien, melaui observasi, diskusi, pengecekan lidah, denyut nadi, dll.

Konsep termodinamika, mekanika, dan fisika kuantum juga diterapkan dalam pengobatan timur. Seorang dukun atau tabib dapat mengetahui secara langsung bahwa seorang pasien sedang mengalami gangguan lambung. Pasien tersebut lambungnya lemah, dapat disebabkan faktor panas atau dingin. Salah satu variabel diagnosisnya adalah pada kantong mata pasien, yang terlihat jelas. Jadi dukun sebenarnya bukan menerawang, melainkan menggunakan metode ilmiah. Begitu pula dengan kemampuan dukun dalam membaca kebiasaan dan keadaan psikologis pasien, juga menggunakan metode ilmiah. Diagnosis tersebut dilakukan secara menyeluruh untuk menentukan langkah-langkah penanganan pasien secara akurat dan presisi, baik metode terapi maupun herbal yang digunakan jika diperlukan.

Penjelasan yang lebih mendalam mengenai metode ini akan dibahas dalam tulisan-tulisan berikutnya. Atau untuk lebih jelas, silakan mengikuti diskusi maupun konsultasi ilmiah di Rumah Sehat dan Bahagia Toms Hepi.

Kategori: Kesehatan